Cara Mengatasi Ikan Koi Kutuan

Cara Mengatasi Ikan Koi Kutuan

Kutu air merupakan salah satu penyebab ikan koi kutuan, dimana penangannya cukup mudah. Namun hal ini mampu berakibat fatal bila tidak segera mendapatkan penanganan, berikut ini ciri-ciri ikan yang terkena air:

  1. Menggesek-gesekkan badannya ke dasar kolam atau bahkan melompat keluar kolam dengan posisi loncat menyamping.
  2. Apabila berenang salah satu siripnya dilipat, dan saat anda mengamatinya ada bintik merah tanda adanya kutu yang menempel di bagian sirip.
  3. Apabila kutu sudah sangat parah, maka ikan akan berdiam di dasar kolam dan yang parah dia enggan untuk makan.
  4. Anda akan mendapati ikan mengalami bisul dengan bintik yang menghitam dan terlihat serabut di atas bintik tersebut, inilah yang dinamakan kutu jarum.

Untuk menangani tahap awal kutu jarum ini, anda bisa melakukan penarikan pada serabut kutu tersebut dengan bantuan pinset. Kemudian jangan lupa memberikan antiseptik atau betadine di bekas lukanya, dan untuk kutu bulat berbeda lagi penanganannya. Anda perlu mengurangi populasi kutunya terlebih dulu sebelum melakukan treatment kolam, buanglah kutu yang sudah menempel di tubuh ikan.

Bila anda penasaran kenapa ikan bisa terkena kutu, berikut ini beberapa penjelasan yang bisa memberi tahu anda alasannya:

  1. Masuknya ikan baru yang belum dilakukan karantina atau pembersihan, dimana ikan sebelumnya baru saja datang dari tempat jual ikan koi.
  2. Kualitas air yang menurun, sehingga air akan membuat kutu mampu tumbuh dan membuat ikan menjadi terpapar kutu.
  3. Penggunaan jaring ataupun peralatan ikan yang terkena paparan kutu air.
  4. Kurang bersihnya saat melakukan pengobatan kutu pada ikan yang sudah terkena kutu.

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa memanfaatkan dimilin yang bisa anda dapatkan dipenjual eceran. Berikut in cara penanganannya:

  1. Kurangi volume air hingga pemakaian dimilin bisa diminimalkan, dan pastikan ikan yang sedang di treatment tidak diberi makan selama 5-6 hari.
  2. Matikan filter air saat anda menaburi dengan dimilin, karena dimilin bisa terjebak di filter air bila anda menyalakan filter. Nyalakan kembali filter setelah 2 sampai 3 jam.
  3. Keesokan harinya lakukan pergantian air sebanyak 5% hingga 10% air, kemudian ulangi nomor 2 hingga 3 lagi.

Lakukan hal ini hingga anda merasa cukup, dan beri air dengan batas normal setelah anda menyelesaikan pergantian.