Alasan Mengapa Perusahaan Masih Menggunakan Mesin Absensi Ceklok

Alasan Mengapa Perusahaan Masih Menggunakan Mesin Absensi Ceklok

Seiring perkembangan zaman tentunya penemuan mesin yangdigunakan untuk absensi terus berkembang, sedangkan mesin absensi pertama yangkita dengar adalah mesin absensi ceklok. Mesin absensi pada awalnya adalahsuatu upaya untuk menertipkan dan mengefisienkan bentuk tindakan manajemensebuah perusahaan. Hal ini berguna untuk mencatat waktu masuk pegawai dan waktukeluar pegawai. Dengan begitu penting sekali perusahaan memiliki mesin absensiini. Baik yang lama maupun yang baru semuanya memiliki keunggulanmasing-masing. Keunggulan tersebut dapat mempermudah perusahaan dalam menilaikedisiplinan seorang pegawai.

Namun yang paling mutakhir adalah perkembangan dari mesin absensi multibiometrik. Bentuk absensi ini adalah inovasi dari gabungan sidik jari dan scan wajah. Absensi dengan melakukan dua tindakan sekaligus tentunya akan lebih memperketat dan menyempurnakan sistem absensi yang lama. Dengan begitu kedisiplinan dan ketertiban setiap pegawai akan ditambahkan hari demi hari. Sistem absensi ini adalah cara untuk mengefisiensikan waktu dan tenaga oleh perusahaan.

Beberapa perusahaan diantaranya masih menggunakan mesin dengan absensi ceklok atau model lama. Absensi ini Tentunya telah ditinggalkan oleh beberapa orang dikarenakan keribetannya. Keribetan disini terlihat dari upaya untuk mengganti kertas khusus yang digunakan pada mesin ini. Namun dibalik kesusahan tersebut terdapat sebuah keunggulan dari mesin ini. Beberapa keuntungan nya adalah sebagai berikut. Yang pertama adalah kesesuaian jam yang digunakan pada mesin ini. Yang kedua adalah Apabila terlambat mesin akan mencetak dengan tinta merah. Yang terakhir adalah langsung keluar hasil dari mesin tersebut, yaitu berupa kertas laporan. Hal tersebut tentunya akan mempermudah bagi sebagian pendapat orang.

Itu dia alasan mengapa mesin untuk absensi tipe lama atau yang sering disebut dengan ceplok masih digunakan pada era modern saat ini. Ini tergantung dengan kebijakan dan sudut pandang dari perusahaan itu sendiri. Yang terpenting adalah itikad baik untuk membuat para pegawainya lebih disiplin dan teratur. Dengan memiliki karyawan yang teratur dan disiplin tentunya perusahaan akan semakin mudah dalam menjalankan sistem dan perencanaan yang telah dilakukan. Sehingga dua hal tersebut bisa digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan keuntungan dari perusahaan.